Langsung ke konten utama

Memotivasi dalam dunia kerja.

Setiap orang perlu motivasi untuk bisa melakukan yang terbaik. Saking pentingnya motivasi bagi seseorang, maka tidak heran jika acara-acara yang diselenggarakan oleh para motivator terkenal selalu dipenuhi oleh peserta.
Seharusnya, motivasi tidak perlu dicari jauh-jauh. Perusahaan-perusahaan yang baik dapat memberikan motivasi ini kepada para karyawannya, melalui jajaran para manajernya. Seorang manajer yang berhasil, bukan seorang manajer yang hanya bisa memenuhi tuntutan atau target yang dibebankan kepadanya. Manajer yang baik adalah dia yang dapat memberikan motivasi kepada anak buah atau anggota timnya. Motivasi yang tepat dapat membuat para anggota tim memberikan kemampuan terbaiknya, demi kinerja yang optimal.

Hal-hal yang Bisa Memotivasi dalam Dunia Kerja

Untuk orang-orang yang belum memasuki dunia kerja, hal-hal yang menjadi motivasi biasanya seputar gaji atau nama perusahaan yang terkenal. Tapi begitu sudah terlibat dalam dunia kerja yang sesungguhnya, masalahnya tidak sesederhana itu.
Di beberapa kasus dapat kita lihat, banyak orang yang sudah mendapatkan gaji tinggi atau bekerja di sebuah perusahaan yang bonafid, ternyata memilih untuk meninggalkan pekerjaannya. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya motivasi kerja.
Sebagai seorang manajer, tentu Anda akan berusaha untuk mempertahankan anggota tim Anda. Terlebih jika anggota tim itulah yang selama ini sangat berperan pada kesuksesan Anda. Salah satu cara untuk mempertahankan tim adalah dengan membuat anggota-anggotanya untuk selalu termotivasi.
Banyak hal yang terlibat di dalam diri seseorang, agar dia termotivasi untuk bisa bekerja dengan baik, atau mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Pada intinya, motivasi sangat berkaitan dengan penghargaan.


Jadi, inilah yang antara lain bisa Anda lakukan:
  • Sapa mereka setiap ada kesempatan. Tanyakan seputar progress mereka dalam bekerja, apakah ada kesulitan yang mereka hadapi. Jika ternyata memang mereka mengalami kesulitan, carilah jalan keluarnya bersama-sama.
  • Galilah potensi yang ada dalam diri anak buah. Ajak mereka bicara, agar mereka mau mengatakan apa yang sebenarnya ingin mereka lakukan demi kemajuan perusahaan.
  • Jika Anda punya sistem penilaian terhadap kinerja anak buah, bicarakan hal ini kepada mereka. Biarkan mereka mengetahui poin-poin apa saja yang Anda nilai. Ajak anak buah untuk bicara empat mata ketika Anda menyampaikan penilaian atau evaluasi mengenai kinerja mereka.
  • Setelah melakukan evaluasi, tentu Anda akan lebih mengetahui kelebihan dan kekurangan masing-masing anggota tim. Anda bisa melakukan sesuatu untuk memperkuat kelebihan dan meminimalisir kekurangan mereka.
Jika hal-hal itu Anda lakukan, maka anak buah atau anggota tim akan merasa diperhatikan. Seseorang yang merasa diperhatikan, khususnya demi menjadi orang yang lebih baik, mereka akan merasa dihargai.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Traffic atau cari DUIT, Kasus #BUKALAPAKSANDAL

Minggu depan saya yakin tranding topic #Bukalapaksandal akan meningkat terus, seperti waktu  itu tranding topik #UNISTALLBUKALAPAK. Sewaktu ramai #uninstallbukalapak saya memang ada aplikasi bukalapak di handphone, namun jarang sekali buka.

Sewaktu tranding itu mulai mulai sedikit deh melirik bukalapak. Saya sendiri jarang sekali belanja online dan bahkan jualan online juga jarang sekali laku. Cuma kali ini ada customer yang beli eceran dan dia mungkin punya voucher pengiriman gratis atau diskon. Nah saya diminta jualan di Bukalapak dari situlah saya mulai pasang beberapa barang jualan di bukalapak.

Dapat duit tidak langsung cairkan karena kami pikir ya biarlah dulu. Walaupun stok barang berkurang dan duit masih saya biarkan di bukalapak. Nah ada Serbu Seru yang pastilah peluang dapatnya sangat kecil. ini saya pikir untuk menarik traffic pengunjung saja.
Toh beriklan juga mahal. kalau langsung memberikan Serbu Seru kan lumayan bisa narik traffic dan nanti mungkin bisa lihat2 barang da…

8 Cara Bisnis Berkembang Cepat Dan Sukses.

Mengembangkan sebuah bisnis tidaklah semudah yang banyak disampaikan dalam materi seminar atau mentoring bisnis. Butuh perjuangan, pengorbanan, dan kerja ekstra keras agar bisnis bisa bergerak dari titik nol hingga tahap berkembang dan menghasilkan profit bagi pemiliknya.
Bagi pengusaha pemula, seolah tak pernah ada waktu untuk berleha-leha. Bahkan, semakin bisnis terus berkembang, harus lebih giat lagi agar bisnis bisa langgeng dan lebih besar dari sebelumnya.
Para pengusaha yang saat ini telah berhasil membesarkan bisnisnya waktu kali pertama tentu pernah merasakan masa-masa bisnis mulai merangkak menuju pertumbuhan yang sering menguras energi dan dana.

1. Jitu memilih pegawai

Bila bisnis telah berkembang, ada kalanya rasa kewalahan muncul. Karena itu, perlu rekrut orang yang mumpuni sebagai pegawai. Pastikan untuk teliti dalam mencari yang benar-benar tepat. Sebab kunci sukses selanjutnya berada di tangan mereka yang berkontribusi dalam pengembangan bisnis Anda.
Pasti…